Danau Beratan Dan Pura Ulun Danu


Dari Handara Golf and Resort kita menuju Danau Beratan yang letaknya tidak terlalu jauh. Baru setengah perjalanan gerimis turun dan menjadi hujan lebat. Oh no, hujan lagi. Mana di dataran tinggi. Suhu udara yang sudah dingin menjadi tambah dingin. Karena saya defisit berat badan jadi gampang kedinginan hehehe… Sebelum masuk ke Danau Beratan kita berhenti dulu di Indomaret yang terletak di pinggir jalan di seberang danau. Saya beli kopi hitam panas. Leganya… badan langsung hangat dan segar kembali.


Tempat duduk di depan Indomaret lama-lama dipenuhi cowok-cowok yang merokok. Haduh bau rokoknya bikin mual deh. Terus saya masuk toko dan tanya ke pegawainya dimana toilet. Toilet terletak di lantai 2. Di lantai 2 ini selain toilet juga ada meja dan kursi untuk nongkrong. Di atas sini ternyata pemandangannya indah, Danau Beratan kelihatan jelas sekali dari ini. Langsung saya turun lagi dan naik bareng si mas pindah ke atas. Ngopi sambil menikmati pemandangan indah. Sudah tentu ini adalah Indomaret dengan pemandangan terindah 


Setelah hujan reda kita masuk ke Danau Beratan. Parkir motor ada di dekat pintu gerbang. Sementara parkir bus-bus besar ada di samping parkir motor. Loh, kok parkir bus disini ya? Kayaknya parkir bus di depan Indomaret yang kita lihat dari lantai 2 tadi deh ini. Mungkin ada 2 parkir bus kali ya? Ternyata ini menjawab teka-teki waktu studi tour SMA dulu. Waktu SMA ke sini saya lupa tempatnya seperti apa. Yang inget cuma saya bengong aja nonton danau karena masih mual habis muntah hahahah… . Diajakin naik perahu buat ke pura dulu nggak mau, katanya ada taman yang bagus gitu. Banyak yang enggak naik perahu dan cuma bengong aja kayak saya. Karena kalau naik perahu harus bayar lagi 30ribu per-orang. Jaman dulu 30ribu itu mahal lho untuk ukuran anak SMA yang masih polos hehe… Sampai sekarang saya masih penasaran sama taman yang dibilang teman. Pokoknya harus kesana.



Setelah bayar tiket masuk untuk 2 orang, kita masuk ke dalam. Dan saya langsung terpana disambut bunga begonia pink cantik.  Ini di Bali apa di Bandung yah? Kok banyak bunga cantik gini, duh…. Lanjut jalan ada lagi bunga cantik entah apa saya nggak tau dan baru pertama lihat. Apa ini, pengen punya ya Allah, cantiknya… Kita berada di taman di luas dan indah. Ya Tuhan bagusnya, luas dan indah. Juga hijau dan sejuk. Walaupun danaunya tidak kelihatan dari sini, tapi background pura dan bukit hijau di seberang danau bikin tambah adem. Mungkin efek habis hujan juga sih hehehe… Perhatian saya malah teralih ke taman ini. Kok saya tidak ingat samasekali taman ini pas dulu SMA ya?

Sebelum masuk ke pura besar, ada jalan kecil panjang cantik menuju pura kecil. Setelah dekat baru tampak pura ini lain dari yang lain bentuknya. Ternyata ini adalah pura Budha. Pantas seperti semacam stupa begitu bentuknya. Ada pura Budha diantara pura-pura Hindu. Menunjukkan toleransi beragama yang baik. 




Akhirnya saya masuk ke pura karena kalau dilanjut malah bisa foto-foto seharian di taman haha... Tulisannya Pura Penataran. Pura bagian luar luas juga. Ada semacam pendopo yang dipenuhi pengunjung yang duduk istirahat. Pintu pura bagian dalam cantik. Berwarna kuning dengan patung perempuan di kanan dan kiri pintu. Keluar dari pura ini kita langsung berada di pinggir danau, taraaa….. Indah banget danaunya, subhanallah…. Kelihatan adem… luas dan bersih. Sepertinya ini danau terluas yang pernah saya kunjungi.






Pura Ulun Danu yang ikonik dan sangat terkenal itu berdiri cantik di atas danau. Puranya seperti mengambang di atas air. Memang cantik ya, pantas saja jadi gambar di uang Rp 50.000,-. Pengunjung juga tumpah ruah disini. Sampai mau foto dengan background pura aja susah. Ya sudah lah nanti lagi aja kesini. Terus kok saya nggak inget dulu kesini ada pura secantik ini ya? Setelah melihat perahu yang berseliweran akhirnya saya menemukan jawabannya. Teori saya mungkin dulu kita masuk dan parkir di depan Indomaret tadi. Jadi untuk melihat pura ini harus naik speedboat. Kalau tidak naik speedboat ya sudah, cuma di parkiran aja lihat danau. Ini sih teori saya, kemungkinan ini yang terjadi.





Kita jalan ke sebelah utara pura. Disini sepertinya merupakan taman karena banyak bunga-bunga cantik berwarna-warni. Banyak bunga yang belum pernah saya lihat. Mungkin ini taman terindah yang ada di Indonesia. Karena backgroundnya danau luas dengan gunung-gunung hijau. Hmmm… berarti apakah ini taman yang dimaksud waktu SMA dulu? Taman ini dan Pura Ulun Danu tadi. Sepertinya iya karena dulu saya nggak lihat ini huhuhu… Kasihan amat saya nggak lihat ini karena terhalang uang Rp 30.000 atau Rp 50.000. Terus saya dulu kesini cuma bengong doang dong 




Tiba-tiba gerimis turun lagi. Karena ada semacam tempat berteduh langsung deh pada masuk kesana. Untung gerimis cuma turun sebentar. Cuaca tambah dingin dan langit juga mendung. Di ujung tempat ini entah mau dibangun apa karena ada semacam pondasi. Berdiri disini dan memandang bukit hijau di seberang danau yang luas... rasanya kayak lagi ada di film drama gitu. Bukan drama ala-ala Korea yang lebay. Kayak di film Manchester By The Sea, penuh penghayatan sedih gimana gitu... Hmmmm, kenapa kepikirannya Manchester By The Sea ya? Padahal nggak ada danaunya di film itu.... 



Coba rumahku deket sini ya? Tiap sore pasti nongkrong di pinggir danau. Ngalamun gitu... Sambil membayangakan itu, pandangan mata saya jatuh ke danau yang luas ini. Air danau warnanya bisa hijau gelap gini ya? Kayaknya danaunya dalam banget deh. Makin lama dilihat kok serem ya? Siapa tau tiba-tiba ada setan lewat dan menarik atau mendorong ke danau gitu. Kecebur deh. Hi..... mendadak serem dengan pikiran sendiri, saya balik badan dan melanjutkan jalan-jalan hahaha...





Komplek pura ya cuma segitu tadi. Jadi saya dan mas travelmate menuju jalan keluar. Jalan keluarnya bagus bener... Kanan dan kiri diapit pohon cemara dengan bunga-bunga merah dibawahnya. Wah beneran kayak di Dusun Bambu sama Selecta ini mah... Harus selfie disini ini hehehe... Tapi sedang ramai sekali. Oke, mari kita sabar dan menunggu sebentar hingga agak sepi. Di belakang kita ada serombongan anak-anak SMP atau SMA yang heboh. Wah ini, bau-baunya mereka bakal nyerobot deh, bukannya antri jalan di belakang kita. Benar saja, sambil heboh gitu mereka mendahului kita. Dan diluar dugaan kita, bukannya foto-foto selfie, tetapi mereka malah minta foto sama bule.... 
Hahahaha... hari gini masih ada yang minta foto sama bule ya? Old school sekali..... Ini jaman now tapi rasa jadul, jaman saya masih SMA dulu haha... 







Karena rombongan heboh tadi ternyata memburu turis asing, jadilah kita bisa leluasa foto-foto. Jalan keluar ini mengitari taman yang lumayan luas. Banyak pohon cemara bagus disini. Bunga-bunganya juga cantik. Ada kandang besar berisi burung hantu yang bisa diajak foto dengan membayar sekian rupiah. Jalan keluar ini berakhir di taman dekat pintu masuk tadi. Ada plang yang menunjukkan jalan keluar. Tapi mari kita jelajah bagian yang selatan dulu deh. Ada pura kecil juga disini. Dan di selatan pura besar ada jalan kecil di antara tembok pura dan danau. 








Begitu jalan lewat sini ternyata sampai di Pura Ulun Danu tadi. Ini semacam pintu belakangnya begitu. Di selatan inilah “pelabuhan” untuk naik speedboat. Dan kali ini pun saya juga tidak naik speedboat. Karena malas basah dan terlonjak-lonjak di speedboat. Tapi setelah dipikir-pikir kayaknya seru juga ya naik speedboat. Bukan untuk melihat Pura Ulun Danu dari air, tapi buat jelajah danau. Sampai mana luasnya Danau Beratan, ada apa di pinggir-pinggir danau, seberapa tinggi bukit disana dilihat dari danau. Hmmmm.... sekarang jadi agak menyesal saya tidak naik speedboat. Okelah, buat liat liburan ke Bali next time ya.... 







0 komentar:

Blogger Template by Clairvo