Tampilkan postingan dengan label Hutan Pinus. Tampilkan semua postingan

Lesehan Di Hutan Pinus Imogiri


Hari pertama liburan akhir tahun 2016, Nias ngajakin ke Hutan Pinus Imogiri. Sebagai tuan rumah yang baik, nganterin Nias itung-itung pemanasan maen. Pemanasan buat apaan ya? Liburan kan hanya mitos Ternyata terakhir ke hutan pinus akhir tahun 2015 kemarin. Pas setahun. Dalam waktu setahun kok jalannya kayanya tambah jauh ya? hahaha... 


Hampir mendekati hutan pinus sering papasan sama bus-bus besar pariwisata. Hiii... ngeri. Sampai di sana lebih ngeri lagi. Parkirannya beuh... gila banget ramenya. Ini Bantul bukan ya? kok rame?? Parkir penuh dengan mobil-mobil beraneka plat nomor. Parkir motor jadi jauh di pinggir. Wow.. dalam waktu setahun udah kayak gini ya, ckckckckck... hebat.


Hutan pinus sekarang ada gerbangnya. Bagus karena ada banyak bunganya dan tanaman-tanaman. Di tengah -tengah juga ada jalannya. Meskipun dari kayu dan batu, tetep becek tanahnya. Mungkin semalam habis hujan. Eh Nias pake sendal cantik. Dan gamis cantik karena habis ini Nias mau kondangan. Haaaa.... salah kostum banget deh hwkwkwkwkwk.. 


Baru foto-foto bentar bawah gamisnya Nias udah belepotan lumpur hahaha... Duh padahal Nias feminim banget kali ini. Eh malah kita naik ke atas lewat tangga buatan. Padahal tangga nya licin parah belepotan lumpur. Wewwww sendal kita tambah parah bentuknya. Akhirnya lewat tanah biasa, malah nggak licin. Tau gitu dari tadi kita lewat sini ya haaaa.... 


Sampai di atas rame sekali.... Liburan panjang sih ya. Karena udah sering kesini, agak bosen ya rasanya. Jadi langsung lanjut ke bawah di bagian bunga-bunga. Sekarang hutan pinus berbunga-bunga. Tambah cantik... Sampai di bawah, bunganya kok pada menunduk gitu. Habis kena badai semalam mungkin. Bunganya warnanya merah dan kuning. Sejenis bunga genjer tapi halus gitu bunganya.


Habis di hutan pinus mau ke panggung pertunjukan, belum pernah kesini. Panggung pertunjukan ada di barat jalan. Ada 2 petugas yang berjaga di dekat gerbang. Ada tulisan biaya masuk Rp 2.500,-. Udah ngeluarin uang mau bayar, ditolak sama petugasnya. Tidak boleh masuk karena baru ada pertunjukan. Haaaaa.... terus nggak boleh masuk gitu ya? hmmmm... nggak jelas ah. Menghambat orang mau explore aja. Padahal musim liburan gini. Pasti banyak yang kecewa ini.


Ya udah duduk-duduk aja di luar gerbang sambil ngobrol sama Nias. Nggak sengaja liat ada buah warna orange jatuh di tanah. Buah apaan ya? Tanya sama mas-mas petugas jaga tadi, katanya namanya buah jembirit. Haaaaa apaan tuh ya? baru tau lho ada buah kayak gini. Ternyata di barat jalan hutan imogiri ini ada banyak pohonnya.


Jadi penasaran sama buah ini. Cari-cari di Google, namanya memang jembirit atau cembirit. Katanya sih pahit rasanya. Tambah lagi deh kamus tanaman-tanaman besar berbuah tapi nggak bisa dimakan hehe...

Wajah Baru Hutan Pinus Imogiri

penampakan hutan pinus dulu

Kenapa aku bilang wajah baru? Karena hutan pinus Imogiri sekarang beda banget dengan beberapa tahun lalu. Lebih ditata untuk menarik para wisatawan berkunjung. Tidak lagi seperti hutan belantara seperti beberapa tahun lalu.


Meskipun penasaran dengan hutan pinus yang sekarang, tetapi tetap males kesana karena udah pernah meskipun sekarang beda. Lagian pasti ramai banget. Tapi akhirnya pengen juga kesana gara-gara ada teman dari luar kota yang maen ke hutan pinus Imogiri. Masa kalah sama dia hahahaha...


Setelah siangnya maen ke Dolan Deso Boro Kulonprogo, sorenya maen ke Imogiri Bantul. Di pinggir jalan di atas buper Gama Giri Mandiri ada semacam tebing gitu yang sekarang ramai jadi tempat nongkrong. Dulu sih sepi-sepi aja. Jogja emang sekarang banyak banget bermunculan tempat-tempat wisata baru.


Singkat cerita sampailah di hutan pinus. Wow jadi beda banget sekarang. Hutan di sebelah barat jadi tempat parkir, sedangkan untuk wisata di sebelah timur. Ada gerbang gitu untuk masuk ke hutan yang sebelah timur.


Sekarang tempatnya jadi bersih dari pohon-pohon kecil non pinus, semak belukar dan daun-daun pinus berserakan. Ada banyak tempat-tempat duduk ala kadarnya dari kayu. Yang paling mencolok adalah hammock yang dipasang berderet dari bawah ke atas pohon ataupun yang disewakan. Kenapa sih sekarang hammock booming banget? Hello itu kan udah ada dari jaman dulu jaman hanya anak PA dan Pramuka yang naik gunung dan belum ada instagram.



Ada banyak pohon-pohon yang dikasih semacam tempat duduk untuk melihat pemandangan dari atas. Ini juga lagi booming ini. Pohon-pohon tinggi yang dikasih tempat duduk. Rumah pohon abal-abal gitu deh.


Terus..... udah ah bingung mau nulis apa lagi hahahaha...


Hutan Pinus Imogiri

Meskipun tidak punya gunung dan tidak berhawa sejuk, Bantul juga punya hutan pinus. Makin terkenal karena lokasinya dekat dengan kebun buah Mangunan




* 29 Juni 2011
Blogger Template by Clairvo